Apa Itu Sekolah Rakyat?

Artikel11/03/2025
| Bagikan :

Sekolah rakyat adalah bentuk pendidikan yang bertujuan memberikan akses belajar bagi semua kalangan, terutama mereka yang kurang mampu. Konsep ini menekankan pendidikan gratis sebagai upaya mencerdaskan bangsa untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.

Istilah Sekolah Rakyat sendiri sebenarnya bukan hal asing dalam sejarah pendidikan di Indonesia. Digunakan secara resmi dari 1941 hingga 13 Maret 1946, Sekolah Rakyat menjadi wadah bagi rakyat kecil untuk meningkatkan literasi dan keterampilan. 

Pada masa itu, guru Sekolah Rakyat berperan besar dalam membangun fondasi pendidikan yang merata dan berkualitas. Setelah kemerdekaan, nama Sekolah Rakyat diubah menjadi Sekolah Dasar, yang hingga kini menjadi jenjang pendidikan dasar di Indonesia. 

Kini, konsep Sekolah Rakyat kembali digaungkan oleh pemerintah melalui program pendidikan gratis bagi masyarakat miskin yang diampu Kemensos. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi pendidikan dan mengurangi angka putus sekolah, terutama di daerah miskin. 

Berdasarkan data BPS 2023, angka putus sekolah di Indonesia masih mencapai 3,67% pada tingkat SD dan 4,5% pada tingkat SMP, terutama di daerah dengan keterbatasan akses pendidikan. Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi solusi dalam menekan angka ini secara signifikan.

Seperti apa Sekolah Rakyat yang akan diluncurkan pemerintah ini? Bagaimana cara daftar Sekolah Rakyat? Simak penjelasan berikut!

Sekolah Rakyat di Era Modern

Gagasan Sekolah Rakyat berasal dari visi Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan akses pendidikan gratis bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem. Program ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mencapai target Indonesia emas 2045

Sekolah Rakyat adalah solusi strategis untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berbasis asrama. Program ini tidak hanya memberikan pendidikan gratis, tetapi juga memastikan anak-anak dari keluarga miskin ekstrem tumbuh dalam lingkungan belajar yang stabil dan kondusif. 

Sekolah Rakyat akan diluncurkan oleh Kementerian Sosial pada Juli 2025. Program ini menargetkan masyarakat miskin dan miskin ekstrem agar mendapatkan akses pendidikan berkualitas. Dengan pendidikan yang setara, program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.

Pemerintah telah menetapkan 53 lokasi Sekolah Rakyat di daerah dengan angka kemiskinan tinggi, seperti NTT, Kalimantan, Papua, dan Jawa Timur. Sekolah ini menggunakan sistem boarding school agar siswa mendapatkan lingkungan belajar yang lebih terarah. Fasilitas yang disediakan mencakup tempat tinggal, makanan, seragam, perlengkapan belajar, serta pendampingan intensif oleh para guru.

Anggaran yang dialokasikan untuk setiap sekolah mencapai Rp100 miliar, mencakup pembangunan infrastruktur, operasional, serta kebutuhan siswa dan tenaga pendidik. Dengan investasi besar ini, Sekolah Rakyat diharapkan dapat memberikan standar pendidikan yang sama dengan sekolah unggulan lainnya. 

Dengan kurikulum yang menggabungkan akademik dan keterampilan vokasi, Sekolah Rakyat menyiapkan generasi muda agar mampu bersaing di dunia kerja dan keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan. Selain akademik, Sekolah Rakyat menekankan pendidikan karakter dan keterampilan hidup. 

Siswa akan mendapatkan pelatihan soft skills seperti kepemimpinan, kerja tim, dan manajemen waktu. Pemerintah juga bekerja sama dengan berbagai universitas dan industri untuk memberikan pembinaan bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi atau memasuki dunia kerja setelah lulus.

Cara Daftar Sekolah Rakyat

Pendaftaran Sekolah Rakyat dilakukan melalui proses seleksi ketat untuk memastikan hanya siswa yang benar-benar membutuhkan yang dapat mengikuti program ini. Calon siswa harus terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya mereka yang berada dalam desil 1 dan desil 2 yang mencerminkan kelompok ekonomi terbawah. 

Data tersebut akan diverifikasi oleh Kementerian Sosial untuk memastikan bahwa penerima manfaat sesuai dengan kriteria. Setelah lolos verifikasi ekonomi, calon siswa akan mengikuti seleksi akademik untuk mengukur kemampuan dasar mereka dalam membaca, menulis, dan berhitung. 

Tes akademik bertujuan untuk menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan siswa, sehingga proses belajar menjadi lebih efektif. Tes akademik akan dilakukan secara terpusat di lokasi yang telah ditentukan pemerintah.

Calon siswa yang dinyatakan lulus akan menerima pemberitahuan resmi dan diwajibkan melakukan pendaftaran ulang. Pada tahap ini, mereka akan mendapatkan informasi mengenai jadwal orientasi, peraturan sekolah, serta fasilitas yang akan diterima selama menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat. Sistem pendidikan berbasis asrama memungkinkan siswa mendapatkan lingkungan belajar yang lebih kondusif.

Selain siswa, pemerintah juga membuka pendaftaran untuk guru yang akan mengajar di Sekolah Rakyat. Rekrutmen guru Sekolah Rakyat dilakukan secara terbuka oleh Kementerian Sosial, dengan proses seleksi yang melibatkan uji kompetensi dan wawancara. Guru yang diterima berasal dari berbagai latar belakang, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memenuhi syarat.

Guru yang lolos seleksi akan menjalani pelatihan khusus sebelum ditempatkan di Sekolah Rakyat. Pelatihan ini mencakup metode pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa dari keluarga miskin ekstrem, pendampingan psikososial, serta penerapan nilai-nilai tujuan pendidikan nasional. Hal ini bertujuan agar guru tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga pendamping yang membantu siswa berkembang secara akademik dan sosial.

Setelah pelatihan selesai, guru Sekolah Rakyat akan ditempatkan sesuai dengan kebutuhan Sekolah Rakyat yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Penempatan ini mempertimbangkan distribusi tenaga pengajar secara merata, terutama di daerah yang memiliki angka kemiskinan tinggi. Dengan demikian, setiap siswa bisa mendapatkan akses pendidikan yang setara, sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045.

Informasi lebih lanjut mengenai jadwal pendaftaran siswa dan guru akan diumumkan secara resmi oleh Kementerian Sosial melalui situs web dan kanal informasi pemerintah. Masyarakat yang berminat diharapkan terus memantau perkembangan program ini agar tidak melewatkan kesempatan untuk ikut serta dalam program pendidikan gratis ini. 

Masyarakat dapat berperan aktif dalam mendukung keberhasilan Sekolah Rakyat dengan berbagai cara. Menyebarluaskan informasi mengenai program ini adalah langkah awal agar lebih banyak anak dari keluarga miskin ekstrem mengetahui dan mendaftar. 

Selain itu, tenaga pendidik, akademisi, maupun relawan dapat terlibat dalam pelatihan guru atau pendampingan siswa agar proses belajar lebih efektif. Dengan keterlibatan berbagai pihak, kualitas pendidikan yang diberikan tidak hanya sekadar memenuhi standar akademik, tetapi juga membangun karakter dan keterampilan hidup bagi para siswa.

Dukungan juga bisa diberikan dalam bentuk donasi buku, alat tulis, atau fasilitas pendukung lain yang dapat memperkaya pengalaman belajar. Lebih dari itu, penghargaan dan apresiasi terhadap perjuangan guru dan siswa Sekolah Rakyat akan membangun semangat mereka dalam meraih masa depan yang lebih baik. 

Selama masyarakat dan pemerintah berjalan beriringan, Sekolah Rakyat tidak hanya membuka akses pendidikan gratis, tetapi juga menjadi fondasi kuat dalam menciptakan generasi unggul. Jika program ini berhasil, bukan hanya akses pendidikan yang meningkat, tetapi juga kualitas SDM Indonesia yang mampu berkarya di tingkat global. Sekolah Rakyat dapat menjadi model pendidikan inklusif yang efektif dalam mencetak generasi Indonesia emas 2045